Minggu, 19 Mei 2019

Bibit Puyuh Yang Baik

Bibit Puyuh Yang Baik


Bibit Puyuh Yang Baik - Butuh Info? Telp 082136783880 Jual Bibit Puyuh Berkualitas. Seluruh wilayah jawa bisa kirim langsung sampai kandang bayar setelah sampai. Luar jawa kirim via cargo pesawat.

Di bawah ini yaitu serba-serbi budidaya burung puyuh di mulai dengan riwayat singkat burung puyuh, sentral budidaya burung puyuh, beberapa jenis burung puyuh, manfaat burung puyuh, beberapa syarat tempat budidaya burung puyuh, pedoman tehnis budidaya burung puyuh, hama dan penyakit burung puyuh dan seterusnya.

1. Riwayat Singkat
Puyuh merupakan tipe burung yang tidak bisa terbang, ukuran badan relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut pun Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya dimaksud "Quail", adalah bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. serta selalu dikembangkan ke penjuru dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak sejak akhir tahun 1979. sekarang mulai banyak muncul di kandang-kandang ternak yang berada pada Indonesia.



Bibit Puyuh Yang Baik


Jl. Dr. Moh. Hatta No.4, Kota Blitar, Jawa Timur


082136783880
q

Bibit Puyuh Yang Baik

Bibit Puyuh Yang Baik


2. Kunci Peternakan
Sentra Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur serta Jawa Tengah

3. Type
Kelas : Aves (Bangsa Burung)
Ordo : Galiformes
Sub Ordo : Phasianoidae
Famili : Phasianidae
Sub Famili : Phasianinae
Genus : Coturnix
Species : Coturnix-coturnix Japonica

4. Fungsi
- Telur dan dagingnya memiliki nilai gizi dan rasa yang lezat
- Bulunya jadi bahan bermacam kerajinan atau piranti rumah tangga yang lain
- Kotorannya jadi pupuk kandang ataupun kompos yg baik bisa dipakai jadi pupuk tanaman

5. Syarat-syarat Lokasi
Area jauh dari keramaian serta pemukiman masyarakat
area punyai siasat transportasi, terlebih jalur sapronak serta jalur-jalur pemasaran
area terpilih bebas dari wabah penyakit
Bukan merupakan daerah seringkali banjir
Merupakan daerah yg senantiasa memperoleh aliran hawa yang baik.

6. Anjuran Teknik Budidaya
Penyiapan fasilitas serta perlengkapan

Perkandangan
Dalam sistem perkandangan yang perlu diperhatikan yaitu temperatur kandang yg bagus atau normal sekitar 20-25 derajat C; kelembapan kandang sekitar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, dan malam hari 40-60 watt (hal ini laku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang baiknya dirapikan supaya cahaya matahari pagi bisa masuk kedalam kandang. Model kandang puyuh ada 2 (dua) jenis yang biasa diaplikasikan yakni mode litter (lantai sekam) dan metode sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya jadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai terlepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m 2 hingga sampai saat bertelur. Adapun kandang yg biasa dipakai dalam budidaya burung puyuh ialah:

Kandang buat induk pembibitan
Kandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan kebolehan mneghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yg dapat dimanfaatkan harus sesuai dengan jumlahnya puyuh yang akan dipelihara. bagusnya satu ekor puyuh dewasamembutuhkan luas kandang 200 m2.

Kandang untuk induk petelur
Kandang ini berperan jadi kandang untuk induk pembibit. Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, serta kebutuhan perabotan yg sama. Kepadatan kandang tambah besar namun bisa pula sama.

Kandang untuk anak puyuh/usia stater(kandang indukan)
Kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada usia starter, adalah mulai umur sehari sampai dengan dua hingga sampai tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk mengontrol agar anak puyuh yg tetap butuh pemanasan itu terus terlindung serta mendapatkan panas yang sama dengan kepentingan. Kandang ini butuh ditambahkan alat pemanas. rata-rata ukuran yg kerap dipakai adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (cukuplah menampung 90-100 ekor anak puyuh).

Kandang untuk puyuh usia grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)
Bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang kebanyakan berwujud kawat ram.


Mode Kandang buat Layer
perlengkapan
peralatan kandang berwujud tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan.
Penyiapan Bibit.

Yang butuh diperhatikan oleh peternak sebelum memulai upayanya, ialah mendalami 3 (tiga) unsur produksi upaya perternakan adalah bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengurusan usaha peternakan.

Pemilihan bibit burung puyuh sesuai dengan arah pemeliharaan, ada 3 (tiga) ragam maksud pemeliharaan burung puyuh, yakni:

a. Buat produksi telur konsumsi, di ambil bibit puyuh model ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.
b. Untuk produksi daging puyuh, di pilih bibit puyuh jantan serta puyuh petelur afkiran.
c. Buat pembibitan atau produksi telur tetas, di ambil bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yg sehat yang siap membuahi puyuh betina supaya dapat jamin telur tetas yang baik.

Pemeliharaan
1) Sanitasi serta aksi Preventif
untuk mengontrol munculnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang serta vaksinasi terhadap puyuh perlu dikerjakan sedini
mungkin.

2) Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilakukan sewaktu waktu dan apabila ada tanda tanda yg kurang sehat pada puyuh harus lekas dijalankan penyembuhan sesuai anjuran dokter hewan atau dinas peternakan ditempat atau panduan dari Poultry Shoup.

3) Pemberian Pakan
Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari sejumlah bentuk, adalah: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. lantaran puyuh yang menyukai usil memtuk temannya dapat punya aktivitas dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi serta siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum cuma satu kali satu hari yakni saat pagi hari. buat pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-menerus.

4) Pemberian Vaksinasi serta Obat
Pada usia 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral). Pemberian obat segera dilaksanakan seandainya puyuh nampak gejala-gejala sakit dengan mengharap pertolongan wejangan dari PPL setempat ataupun dari toko peternakan (Poultry Shoup), yg ada di dekat Anda beternak puyuh.

7. Hama dan Penyakit
Radang usus (Quail enteritis)
Penyebab: bakteri anerobik yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul pearadangan pada usus.
tanda-tanda: puyuh kelihatan lesu, mata tertutup, bulu tampak kusam, kotoran berair serta mempunyai kandungan asam urat.
Pengendalian: melakukan perbaikan tata laksana pemeliharaan, dan memisashkan burung puyuh yg sehat dari yang telah terinfeksi.

Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
Tanda-tanda: puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadangkala berdarah, tinja encer kehijauan yang
spesifik adanya tanda-tanda "tortikolis"yaitu kepala memutar-mutar tdk menentu serta lumpuh.
Pengendalian:
mengawasi kebersihan lingkungan dan perabotan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar/dibuang;
pisahkan ayam yang sakit, menghambat tamu masuk areal peternakan tanpa busana yg mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. sampai sekarang belum ada obatnya.

Berak putih / Kapur (Pullorum)
Yang menimbulkan: Kuman Salmonella pullorum serta adalah penyakit menyerang.
Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut serta sayap lemah menggantung.
Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit tetelo.

Berak darah (Coccidiosis)
Tanda-tanda: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
Pengendalian:
menjaga kebersihan lingkungaan, menjaga litter konsisten kering;
dengan Tetra Chloine Capsule dikasihkan lewat mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dilarutkan di air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox

Cacar Unggas (Fowl Pox)
Yang menimbulkan: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua usia dan jenis kelamin.
tanda-tanda: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang jikalau dilepaskan akan mengeluarkan darah.
Pengendalian: vaksin dipteria serta mengisolasi kandang atau puyuh yg terinfksi.

Quail Bronchitis
Penyebab: Quail bronchitis virus (adenovirus) yang berwujud amat menyerang.
tanda-tanda: puyuh terlihat lesu, bulu kusam, gemetar, susah bernafas, batuk dan bersi, mata serta hidung kadangkala keluarkan lendir serta kadangkala kepala dan leher cukup terpuntir.
Pengendalian: pemberian pakan yg bergizi dengan sanitasi yang layak.

Aspergillosis
Penyebab: cendawan Aspergillus fumigatus.
tanda-tanda: Puyuh mengalami problem pernapasan, mata terbuat susunan putih serupa keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.
Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

Cacingan
Yang memicu: sanitasi yang buruk.
Tanda-tanda: puyuh terlihat kurus, lesu serta lemah.
Pengendalian: menjaga kebersihan kandang serta pemberian pakan yg terjaga kebersihannya.

8. Panen
Hasil penting
Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, sebagai hasil utamanya adalah produksi telurnya yg dipanen setiap hari selama masa produksi terjadi.
Hasil Tambahan

Sedangkan yang merupakan hasil penambahan di antaranya berwujud daging afkiran, tinja serta bulu puyuh.

9. Saat Panen ...

10. Analisis Ekonomi Budidaya

analisa usaha Budidaya

Investasi
kandang ukuran 9 x 0,6 x 1,9 m (1 jalur + tempat makan dan minum) Rp. 2.320.000,-
kandang besar Rp. 1.450.000,-
cost pemeliharaan (buat umur 0-2 bulan)
ay Old Quail (DOQ) x Rp 798 (Harga DOQ) Rp. 1.596.000,-
Obat (Vitamin + Vaksin) Rp. 145.000,-
Pakan (selama 60 hari) Rp. 2.981.200,-
banyaknya biaya produksi Rp. 4.722.200,-
situasi puyuh:
Jumlah anak 2000 ekor (jantan serta betina)
dampak mati 5%, bekas 1900
efek kelamin 15% jantan, 85% betina (285 jantan, 1615 betina)
Setelah 2 bulan harga puyuh bibit Rp 3.625,- betina dan Rp 725 jantan
Penjualan puyuh bibit usia 2 bulan Rp. 4.408.000,-Minus Rp. -314.200,-
cost pemeliharaan (0-4 bulan)
200 DOQ x Rp 798,- Rp. 159.600,-
Obat (vitamin dan Vaksinasi) Rp. 290.000,-
Pakan (sampai dengan umur 3 minggu) Rp. 2.459.925,-
Pakan (s/d minggu ke 4) betina 1615 ekor serta 71 ekor jantan (25% jantan layak bibit) Rp. 5.264.051,-
Jumlah biaya produksi Rp. 8.173.576,-
kondisi puyuh:
Mulai umur 1,5 bulan puyuh bertelur sehari-hari rata-rata 85%, jumlahnya telur 1373 butir
Hasil telur 75 hari x 1373 x Rp 75,- Rp. 7.723.125,-
Puyuh betina bibit 1615 ekor @ Rp 3.625,- Rp. 5.854.375,-
Puyuh jantan bibit 75 ekor @ Rp 798,- Rp. 59.850,-
Puyuh jantan afkiran 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan dari hasil penjualan Rp. 5.618.924,-
ongkos pemeliharaan (hingga umur 8 bulan)
Biaya untuk umur 4-8 bulan Rp. 1.625.137,-

Pendapatan
Hasil telur (0,5 bulan) 195 x 1373 x Rp 75,- Rp. 20.080.125,-
Hasil puyuh afkir 1615 ekor @ Rp 798,- Rp. 1.288.770,-
Hasil jantan afkir 71 ekor @ Rp 725,- Rp. 51.475,-
Hasil jantan afkir (2 bln) 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan beternak puyuh petelur serta afkiran jual Rp. 10.950.113,-

Jadi peternak lebih banyak menjumlah keuntungan bila beternak puyuh petelur, baru lalu puyuh afkirannya dijual ketimbang jual puyuh bibit. pengamatan usaha dihitung berdasar pada harga-harga yg berlaku pada tahun 1999
Bibit Puyuh Yang Baik




Bibit Puyuh Yang Baik


Jl. Dr. Moh. Hatta No.4, Kota Blitar, Jawa Timur


082136783880

Bibit Puyuh Yang Baik

Bibit Puyuh Yang Baik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar